Ants Berita terkini datang dari pelawak ternama Betawi, Haji Bolot, yang tengah menerima pengobatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Setelah sebelumnya mengkhawatirkan anggota keluarganya karena penurunan kondisi kesehatan yang tiba-tiba, keadaan Haji Bolot kini dilaporkan sedikit membaik.
Asisten pribadi Haji Bolot, Wahyu Ramadhan, menyampaikan bahwa komedian tersebut kini sedang menjalani proses pemulihan setelah menerima perawatan medis selama kurun waktu sekitar dua minggu belakangan ini.
"Alhamdulillah, keadaannya saat ini sudah cukup stabil dan sedang berada dalam fase pemulihan. Ya, mohon doakan agar ayahnya segera pulih dan secepatnya bisa meninggalkan rumah sakit," kata Wahyu Ramadhan yang merupakan ajudan Haji Bolot di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan pada hari Jumat (11/6/2026).
Berdasarkan buku Wahyu, kejadian pertama kali Haji Bolot membutuhkan perawatan medis terjadi ketika ia merasa sulit bernapas sementara berada di rumahnya di wilayah Jombang, Tangerang Selatan. Pada waktu itu, anggota keluarganya belum menyadari bahwa gejala yang dialaminya memiliki hubungan dengan kondisi serius pada jantungnya.
Menurut Wahyu, Haji Bolot sebelumnya tidak pernah mengalami sakit serius. Oleh karena itu, keadaan yang sedang dialaminya mengejutkan anggota keluarganya.
"Benar-benar tiba-tiba. Ayah sebelumnya tidak pernah memiliki kondisi kesehatan semacam ini. Awalnya hanya merasa sulit bernapas, kemudian meminta untuk dibawa ke rumah sakit," katanya.
Setelah menderita gejala-gejala tertentu, Haji Bolot segera dilarikan ke sebuah rumah sakit di wilayah Bintaro pada tanggal 28 Mei 2026. Setelah melakukan pemeriksaan, para dokter menilai bahwa ia perlu dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati karena memiliki sarana dan alat pengobatan jantung yang lebih lengkap.
"Kami membawanya ke rumah sakit pada tanggal 28. Pada awalnya dia dirawat di Bintaro, tetapi karena kemungkinan peralatan tidak cukup memadai dalam menangani kondisinya, akhirnya dikirim ke Rumah Sakit Fatmawati," ujar Wahyu.
Yang menarik adalah, walaupun hasil pemeriksaan dokter mengungkapkan keadaan yang sangat memprihatinkan, Haji Bolot pada waktu itu benar-benar tidak menyadari bahwa dirinya tengah berada dalam bahaya. Bahkan setelah sampai di rumah sakit pertama, dia masih bisa berjalan sendirian tanpa perlu bantuan orang lain.
Menurut Wahyu, staf rumah sakit pernah merekomendasikan kepada Haji Bolot untuk menggunakan kursi roda. Tetapi sang pelawak menolak karena merasa kondisi tubuhnya masih baik.
Walaupun tampak sehat dari segi penampilan luar, hasil pemeriksaan dokter mengungkapkan keadaan yang jauh lebih parah dibandingkan apa yang dirasakan oleh Haji Bolot.
"Sedang dalam kondisi normal, masih sadar dan mampu berjalan. Saat tiba di rumah sakit pertama yaitu di Bintaro, kami malah diminta menggunakan kursi roda, 'Apa perlu? Aku kan masih bisa jalan.' Tetapi setelah diperiksa oleh dokter... sudah terlalu parah, hanya saja tidak terasa," katanya.
Setelah melakukan berbagai pemeriksaan tambahan, dokter akhirnya menemukan bahwa Haji Bolot memiliki masalah pada jantung yang membutuhkan perawatan khusus. Oleh karena itu, dia selanjutnya ditempatkan di unit perawatan jantung intensif (ICCU) agar dapat dipantau secara teratur oleh tenaga medis.
Sampai saat ini, Haji Bolot sedang menjalani perawatan sekitar dua pekan di Rumah Sakit Fatmawati. Walaupun masih dalam pemantauan tenaga medis, kondisi kesehatannya dikatakan menunjukkan peningkatan yang memuaskan.
"Disini artinya... ya, sudah dua minggu. 12 hari saja," kata Wahyu.
Wahyu menyampaikan bahwa pengalaman Haji Bolot dirawat di rumah sakit merupakan hal yang belum pernah dialaminya sebelumnya. Sepanjang kehidupannya, lelaki yang selama beberapa dekade memanjakan masyarakat Indonesia dengan pertunjukannya hampir tidak pernah menghadapi masalah kesehatan berat sehingga harus mendapat perawatan intensif.
"Tidak pernah. Tidak pernah. Baru kali ini saja. Bahkan sampai masuk rumah sakit pun, yang mengajaknya baru kali ini," katanya.(*).
0 Komentar