Polres Banggai Periksa 17 Orang Terkait Dugaan Penganiayaan dalam Turnamen Hadianto Rasyid Cup

Ringkasan Berita:
  • Pengelolaan laporan dugaan kekerasan terhadap dua anggota tim sepak bola Pongkeari Batui pada ajang Hadianto Rasyid Cup 2026 masih berlangsung di Mapolres Banggai.
  • Kepolisian Resor Banggai sudah mengambil keterangan dari 17 saksi yang meliputi para pemain, panitia penyelenggara, dan pendukung terkait kejadian di Stadion Mutiara Nambo.
  • Tim Pongkeari Batui mengatakan bahwa para penyelidik sudah memiliki calon tersangka dan berharap agar status tersangka segera ditetapkan setelah proses pemeriksaan tambahan selesai dilaksanakan.

Jurnalis Ants, Alisan Lasande

Ants, BANGGAI - Pengelolaan laporan dugaan kekerasan terhadap dua anggota tim sepak bola Pongkeari Batui tetap berlangsung di Polres Banggai.

Kepolisian Resor Banggai sudah mengambil keterangan dari 17 orang yang berkaitan dengan kasus dalam kejuaraan Hadianto Rasyid Cup 2026 tersebut.

Mereka meliputi tim Pongkeari dan Tornado, panitia penyelenggara, serta para pendukung yang berada di tempat kejadian.

"Pada hari kemarin, lima orang kembali diminta untuk memberikan kesaksian mengenai dugaan tindakan kekerasan terhadap Anca dan juga Usman," ujar Manajer Tim Pongkeari Batui, Sugianto Adjadar, pada Hari Jumat (11/6/2026).

Berdasarkan pendapat Sugianto, para penyidik sudah memiliki calon tersangka yang akan dijadikan sebagai tersangka.

Sugianto mengungkapkan pengumuman tersebut setelah penyelesaian pemeriksaan lanjutan terhadap beberapa saksi di Mako Polres Banggai.

Keluarga Pongkeari Batui berharap, perkara ini terus mendapat perhatian dari Polres Banggai guna memastikan pengelolaan lembaga yang transparan, adil dan memiliki kejelasan dalam penerapan hukum.

"Kami percaya bahwa sampai saat ini Polres Banggai adalah lembaga yang menghargai profesionalitas serta tidak terpengaruh oleh berbagai kepentingan," katanya.

Dia berharap tersangka secepatnya ditetapkan, karena penyidik sudah memiliki dua bukti yang sah.

Peristiwa tersebut terjadi ketika tim Pongkeari yang berasal dari Kecamatan Batui bertemu dengan tim Tornado dari Kelurahan Padang, Nambo Padang.

Laga digelar di stadion Mutiara Nambo. (*)

Posting Komentar

0 Komentar