Harga emas global merosot lebih dari 3 persen pada hari Rabu (10/6) karena khawatir perang antara AS dan Iran bisa membesar.
Situasi ini juga menyebabkan kecemasan terkait peningkatan tingkat bunga guna menahan inflasi yang semakin naik.
Dikutip dari Reuters Kamis (11/6), harga emas berjangka merosot 3,5 persen menjadi USD 4.111,95 per ounce pada pukul 14.26 EDT (18.26 GMT) atau mencapai titik terendah sejak tanggal 23 Maret.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan pada hari Rabu bahwa Iran sudah terlalu lama menangguhkan pembicaraan dan sekarang 'harus merasakan konsekuensinya'.
Dia selanjutnya menyampaikan bahwa Amerika Serikat akan melancarkan serangan yang sangat hebat terhadap Iran bila tidak ada kesepakatan perdamaian.
"Pasaran sangat memerlukan berita positif setelah data tenaga kerja yang menguat pada hari Jumat kemarin serta peringatan presiden Trump tadi pagi bahwa Iran akan mendapatkan konsekuensinya karena enggan melakukan negosiasi," ujar Tai Wong, pedagang logam mandiri.
Kini, pasar sedang memperhatikan data ekonomi utama Amerika Serikat guna mendapatkan petunjuk tentang jalannya kebijakan moneter.
Logam mulia mengalami penurunan tekanan sejak perang dimulai di akhir Februari, lantaran kenaikan harga minyak menimbulkan ketakutan akan inflasi serta suku bunga yang meningkat.
Walaupun emas dianggap sebagai bentuk perlindungan terhadap inflasi, naiknya suku bunga umumnya menghambat harga logam mulia karena tidak memberi return finansial. Sekarang, para pemain pasar menduga ada sekitar 67% kemungkinan kenaikan suku bunga Amerika Serikat bulan Desember berdasarkan indikator FedWatch dari CME Group.
"Walaupun ada penurunan harga belakangan ini, inflasi, pembelian yang dilakukan oleh bank sentral, serta ketakutan akan melemahnya kurs mata uang tetap menjadi faktor pendukung bagi naiknya harga emas," demikian tulis Paul Wong, analis pasar di Sprott Asset Management.
Selain logam mulia emas, harga perak saat ini berkurang sebesar 0,8% menjadi US$ 64,83 per ounce, sementara platina mengalami penurunan sebesar 2,6% menjadi US$ 1.681,88, sedangkan paladium meningkat 0,7% menjadi US$ 1.230,41.
0 Komentar