Gempa Cilacap 10 Km: Info Lengkap dari BMKG

Ringkasan Berita:
  • BMKG mengungkapkan bahwa gempa dengan kekuatan magnitude 2,9 terjadi di kawasan barat daya Cilacap pada hari Jumat, 11 Juni 2026 pukul 05.14 WIB.
  • Episentrum gempa terletak kira-kira 103 kilometer arah barat-daya Cilacap, di titik koordinat 8,65 Lintang Selatan dan 108,93 Bujur Timur.
  • Gempa berlangsung di kedalaman 10 kilometer, sedangkan data detailnya bisa ditemukan melalui akun resmi BMKG di @infoBMKG (X).

Ants Lembaga Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi terbaru yang menggoyang kawasan barat daya Cilacap, Jawa Tengah, pada hari Kamis tanggal 11 Juni 2026.

Sebagai tambahan informasi, BMKG adalah institusi pemerintah independen di Indonesia yang berperan dalam memantau serta meneliti hal-hal terkait cuaca (meteorologi), iklim (klimatologi), maupun geofisika seperti gempa bumi dan gelombang tsunami.

Kabupaten Cilacap, yang dilanda gempa hari ini, merupakan wilayah yang berada di sudut barat daya Pulau Jawa Tengah.

Jarak antara Cilacap dan Semarang, yaitu ibukota provinsi Jawa Tengah, diperkirakan sekitar 175 km bila dikunjungi melalui jalan darat.

Pembaruan dari BMKG mengungkapkan bahwa gempa bumi yang baru saja terjadi di Cilacap berkekuatan 2,9 skala Richter.

Gempa bumi terjadi pada sekitar jam 05:14:03 WIB pagi ini.

Titik pusat gempa terbaru berada pada koordinat 8.65 Lintang Selatan, 108.93 Bujur Timur.

Pengumuman BMKG mengatakan bahwa titik episentrum gempa terbaru berada sejauh 103 kilometer arah barat daya Cilacap.

Informasi terkini dari BMKG mengatakan bahwa gempa berlangsung pada kedalaman 10 kilometer.

Informasi terkait gempa Cilacap dapat dilihat oleh para pembaca melalui halaman resmi BMKG di akun @infoBMKG.

#Gempa Magnitudo:2.9, 11-Jun-2026 pukul 05:14:03 WIB, Letak:8.65 LS, 108.93 BT (103 km Barat Daya CILACAP-JATENG), Kedalaman:10 KM #BMKG

Disclaimer Informasi ini menekankan pada kecepatan, sehingga proses pemrosesan datanya masih tidak tetap dan dapat berubah sesuai dengan lengkapnya data yang tersedia," kirim pesan ke BMKG melalui x @infoBMKG.

Apa Yang Perlu Dilakukan Sebelum, Saat, dan Setelah Gempa Bumi

Sebelum Terjadi gempa bumi

A. Kunci Utama adalah

Memahami apa yang dimaksud dengan gempa bumi;

Pastikan bangunan serta posisi rumah Anda aman dari ancaman yang diakibatkan oleh gempa bumi (seperti tanah longsor, likuefaksi, dsb.);

Menilai serta memperbaiki kembali konstruksi gedung Anda untuk mengurangi risiko kerusakan akibat gempa bumi.

B. Pahami lingkungan kerja Anda

Amati posisi pintu, lift, dan tangga darurat agar Anda tahu lokasi yang paling aman untuk bersembunyi jika terjadi gempa bumi;

Belajar melakukan P3K;

Mempelajari cara mengoperasikan alat pemadam api;

Simpan nomor ponsel kritis yang bisa dihubungi ketika terjadi gempa bumi.

C. Kesiapan Harian di Tempat Kerja dan Tinggal Anda

Furnitur seperti lemari dan kabinet disusun dengan cara dipasang langsung ke dinding (dengan paku atau tali pengikat) agar tidak mudah terjatuh, ambruk, atau berpindah tempat ketika terjadi gempa bumi.

Letakkan bahan yang gampang menyala di area yang tahan benturan untuk mengurangi risiko kebakaran.

Senantiasa memadamkan aliran air, gas, dan listrik ketika tidak sedang dimanfaatkan.

D. Penyebab utama kesedihan selama gempa bumi terjadi karena jatuhnya benda atau materi dari atas

Letakkan barang yang berat sejauh mungkin di bagian bawah Posisikan objek berat semakin rendah sebagai mungkin Tempatkan benda berat ke area paling bawah secara maksimal Pastikan barang berat ditempatkan pada posisi terendah sebanyak-banyaknya Susunlah benda yang bobotnya besar agar berada di lapisan paling bawah Kondisikan benda berat agar berada di bagian dasar seoptimal mungkin Jadwalkan penempatan benda berat pada titik terbawah sesuai kemampuan Pindahkan barang berat ke lokasi paling bawah dengan segala cara Tetapkan letak benda berat dalam kondisi paling bawah selama mungkin Buat pengaturan sehingga benda berat tersimpan di bagian bawah sebaik mungkin

Periksa stabilitas benda yang digantung dan berisiko jatuh ketika gempa bumi terjadi (seperti lampu dan sebagainya).

E. Perlengkapan yang wajib tersedia di setiap lokasi

Kotak P3K;

Senter/lampu baterai;

Radio;

Makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi gempa bumi

A. Jika kamu sedang berada di dalam sebuah gedung

Jaga tubuh dan kepalamu dari puing-puing bangunan dengan menyembunyikan diri di bawah meja atau tempat lainnya;

Temukan lokasi teraman di antara bangunan yang rusak dan getaran;

Berlari keluar jika masih mungkin dilakukan

B. Jika sedang berada di luar gedung atau ruangan terbuka

Mencegah diri dari struktur di dekat Anda seperti bangunan, tiang listrik, pohon, dan lainnya

Pastikan posisi kaki Anda stabil, dan waspadai jika terdapat retakan di permukaan tanah.

C. Bila Anda tengah berkendara dengan mobil

Keluarkan diri, turunkan tubuh, serta jauhi kendaraan tersebut; hindari jika terjadi gesekan atau api;.

Lakukan point B.

D. Bila Anda sedang berada atau tinggal di tepi laut

Hindarilah tepi laut agar terhindar dari ancaman gelombang tsunami.

E. Jika Kalian berada di wilayah dataran tinggi

Jika terjadi gempa bumi, sebaiknya jauhi area yang berpotensi mengalami tanah longsor.

Setelah Terjadi gempa bumi

A. Jika Anda sedang berada di dalam sebuah gedung

Pergi keluar dari gedung tersebut secara teratur;

Hindari penggunaan escalator atau lift, gunakan saja anak tangga biasa;

Lihat apakah ada korban cedera dan berikan pertolongan darurat;

Hubungi atau mohon bantuan jika terdapat cedera berat yang dialami diri sendiri maupun orang di sekitar.

B. Cek kondisi di sekeliling Anda

Periksa apabila terjadi kebakaran.

Cek jika terjadi kebocoran gas.

Cek jika terjadi korsleting pada sistem listrik.

Cek alur dan saluran air.

Cek apakah terdapat kondisi berbahaya (seperti memutus aliran listrik, tidak menghidupkan api, dan sebagainya)

C. Hindari memasuki gedung yang telah mengalami kerusakan akibat gempa bumi

Kemungkinan masih ada sisa bangunan yang rusak.

D. Hindari melintasi area yang terkena dampak gempa bumi

Masih terdapat risiko kemunculan ancaman lanjutan.

E. Mendengarkan informasi.

Mendengarkan perkembangan gempa bumi melalui siaran radio (jika terjadi gempa lanjutan).

Hindari tergoda oleh informasi atau kabar yang tidak memiliki sumber yang jelas.

F. Menyelesaikan kuesioner yang disediakan oleh lembaga berkaitan guna mengukur tingkat kerusakan yang terjadi

G. Jangan khawatir dan jangan pernah lupa untuk senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa guna menjaga kenyamanan serta kelancaran bagi semua pihak.

(*)

(Ants/Amiruddin)

Berita Gempa Terkini

Posting Komentar

0 Komentar