Ants - Penelitian psikologis menunjukkan bahwa para individu yang cenderung tenang secara alami memiliki rutinitas harian sederhana yang memudahkan mereka dalam menghadapi rasa khawatir sebelum ketakutan itu muncul.
Keberadaan kebiasaan tersebut disebut sebagai teknik grounding, yakni metode yang digunakan untuk menyambungkan diri dengan situasi sekarang agar dapat menekan gejala rasa cemas secara efisien.
Dalam lingkungan masyarakat yang kian bersaing dan penuh tantangan, mempelajari metode untuk menangani rasa cemas merupakan kemampuan vital dalam kehidupan yang dapat dikembangkan.
Dilansir dari laman YourTango Pada hari Senin (8/6), ini adalah enam kebiasaan sederhana yang secara teratur dilakukan oleh orang-orang yang cenderung tenang secara alami menurut perspektif psikologis.
1. Memanfaatkan indra agar selalu berada dalam kehadiran pada saat sekarang
Metode yang memanfaatkan seluruh panca indera merupakan cara yang ampuh dalam mencegah pikiran dari terus-menerus berkeliaran serta mengembalikan fokus pada saat sekarang.
Cara tersebut ialah dengan mencari satu benda yang dapat dirasakan, dua benda yang dapat dibau, tiga suara yang dapat terdengar, empat objek yang dapat dilihat, serta lima jenis permukaan yang dapat disentuh.
Hal yang paling penting ialah menghabiskan waktu untuk benar-benar memperhatikan tiap panca indera, bukan hanya menyebutnya dalam pikiran tanpa adanya partisipasi sepenuhnya.
2. Meletakkan kaki secara kokoh di permukaan lantai
Berbaring di kursi sambil mendorong kaki keras-keras ke lantai serta melakukan beberapa pernapasan mendalam merupakan metode yang mudah tetapi sangat ampuh untuk meredakan pikiran.
Penelitian menyebutkan bahwa rasa fisik pada kaki yang berhubungan langsung dengan bumi dapat memindahkan fokus dari pikiran gelisah menuju tubuh yang benar-benar ada.
Agar mendapatkan dampak yang lebih baik, lepaskan sepatumu dan lakukan latihan ini di luar rumah sehingga kamu dapat mengalami hubungan langsung dengan tanah.
3. Melangkah dengan penuh perhatian
Jalan-jalan perlahan dengan hanya memperhatikan hal-hal yang nampak, baunya, dirasakan oleh tubuh, serta suara di sekeliling bisa menjadi metode efektif untuk meredam rasa cemas dalam pikiran.
Sadarilah seberapa hebatnya tubuhmu yang mampu mengantarkan kalian dari suatu lokasi ke lokasi lain sebagai wujud perasaan terima kasih yang damai.
Tujuan utamanya ialah menyucikan pikiran dari rasa cemas dengan mengganti hal tersebut secara aktif melalui perhatian penuh terhadap situasi di sekelilingnya.
4. Melakukan peregangan tubuh guna mengurangi kekakuan dan tegangannya
Menghabiskan waktu untuk berlatih peregangan dengan mempertahankan posisi selama beberapa saat dapat meningkatkan kesadaran akan kondisi fisikmu.
Penelitian menyebutkan bahwa peregangan merangsang fungsi istirahat dan pencernaan tubuh, yang secara langsung bertindak melawan respons "melawan atau lari" akibat rasa cemas.
Pelatihan ini sangat berguna karena dapat dikerjakan kapan saja, termasuk saat berada di meja kerja, tanpa perlu persiapan tambahan apa pun.
5. Menjalin hubungan dengan air
Satu penelitian pada tahun 2018 menyimpulkan bahwa stimulasi saraf vagus dapat memicu respon relaksasi tubuh yang segera berdampak tenang.
Mengalirkan air dingin ke wajah atau mengonsumsi air es bisa segera merangsang saraf vagus serta menurunkan denyut jantung yang terganggu karena rasa cemas.
Alternatif lain seperti berendam dalam air panas atau membasuh tangan dengan air dingin juga dapat berguna untuk membantu tubuh beralih dari kondisi khawatir menjadi lebih rileks.
6. Mendapati hal yang membuat tersenyum
Mengunjungi foto lawas, menyaksikan video yang menghibur, atau merenungkan peristiwa bahagia merupakan metode yang baik untuk membawa tubuh dari kondisi cemas menuju kedamaian.
Tujuan dari hal ini adalah mengurangi rasa cemas serta memberi kesempatan pada tubuh untuk kembali berada dalam keadaan yang lebih damai melalui penggangguan yang bermanfaat.
Menyadari bahwa rasa cemas bersifat sementara dan nantinya akan hilang merupakan hal krusial dalam mempercepat proses agar benar-benar menghilang.
0 Komentar