Tidak Ingin Dipoligami, Wardatina Minta Cerai: Tak Ingin Hidup Bersama Inara Rusli

Tetap menginginkan perceraian, kreator konten Wardatina Mawa.

Dikabarkan saat ini, hubungan pernikahan Wardatina Mawa dengan Insanul Fahmi sedang dalam kondisi sulit.

Melakukan perkawinan semu bersama Inara Rusli, tanpa izin dari istrinya yang pertama, Wardarina Mawa, seorang pengusaha bernama Insanul Fahmi.

Berita pernikahan rahasia ini pasti merupakan kericuhan besar bagi Mawa.

Walaupun Insan dilaporkan menginginkan tetap menjalin dua perkawinannya atau melakukan poligami, hasratnya tidak terwujud lantaran Mawa dengan tegas menolak.

Wardatina Mawa masih mempertahankan keinginannya untuk berpisah dari seorang pengusaha muda yang berasal dari Medan.

Terkait hal itu, pengacara dari Insanul Fahmi, yaitu Dedy DJ memberikan respons.

Berdasarkan pendapat Dedy, keputusan untuk berpisah adalah hak milik Mawa yang tidak menginginkan di-poligami oleh mantan istrinya Virgoun.

Begitu tergantung pada Bu Mawa sendiri.

"Saya sudah mengatakan sejak awal bahwa Bu Mawa di sini sedang menuntut keadilan, memperoleh jaminan yang menjadi haknya," ujar Dedy, dilaporkan oleh YouTube HepiNews, pada Sabtu (3/1/2025).

"Bila ia enggan dikawini secara poligami, itu adalah haknya. Ia memiliki alasannya sendiri, jadi kita tak boleh memaksakan," tambahnya.

Dedy DJ juga menyampaikan bahwa Insan masih mematuhi serta merendahkan hati terhadap prosedur hukum yang diajukan oleh Mawa.

Sementara itu, Wardatina Mawa mengajukan laporan kepada Polda Metro Jaya tanggal 22 November 2025 terhadap Insanul Fahmi dan Inara Rusli karena diduga melakukan zina.

"Iya, ketika ia merasa dizalimi lalu berusaha mencari kejelasan hukum, maka kita perlu menghargai proses tersebut," jelasnya.

Wardatina Mawa Menolak Kehidupan Bersama dengan Insanul Fahmi dan Inara Rusli Wardatina Mawa Memutuskan untuk Tidak Tinggal Bersama Insanul Fahmi serta Inara Rusli Wardatina Mawa Mengambil Keputusan untuk Tidak Berumah Tangga bersama Insanul Fahmi dan Inara Rusli Wardatina Mawa Bertekad Untuk Tidak Melanjutkan Hubungan Dengan Insanul Fahmi dan Inara Rusli Wardatina Mawa Menyatakan Penolakan terhadap Kehidupan Bersama dengan Insanul Fahmi maupun Inara Rusli

Wardatina Mawa melangkah keras dengan melayangkan permohonan perceraian kepada Insanul Fahmi.

Dia memutuskan berpisah dari Insanul Fahmi setelah menolak untuk menjadi istri kedua Inara Rusli.

Wakil hukum Mawa, Darma Praja Pratama, mengatakan bahwa pembuat konten yang berusia 25 tahun tersebut bermaksud untuk berpisah dari Insanul Fahmi.

Darma menyatakan bahwa Mawa akan mengajukan gugatan perceraian terhadap Insan setelah laporan dugaan perselingkuhan selesai ditangani.

"Darma mengatakan, 'Mawa sudah pasti bahwa ia akan berpisah dan akan mengajukan gugatan cerai,' " ujar Darma, dilansir dari YouTube Cumicumi, Senin (22/12/2025).

Tapi memang harus menunggu prosedur di pihak polisi terlebih dahulu ya.

"Karena jelas akan memakan banyak waktu dan energi," katanya.

Darma juga menyatakan kembali bahwa Wardatina Mawa tidak ingin tinggal bersama dengan Insan dan Inara.

"Masih (sudah berpisah) apalagi sampai dipoligami begitu," katanya.

Selain itu, keadaan mental perempuan yang mengenakan cadar kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

"Alhamdulillah keadaan mentalnya mungkin saat ini sedikit membaik. Dengan tambahan aktivitas-aktivitas yang bermanfaat yang ia lakukan," ujar Darma.

"Ia lebih sering mengikuti berbagai aktivitas agar ia bisa segera melupakan itu semua," lanjutnya.

Insanul Fahmi Mengungkap 5 Perilaku yang Menyebabkan Ketidaknyamanan di Rumah Tinggal

Di lain pihak, Insanul Fahmi akhirnya angkat bicara mengenai alas an yang mendorong dirinya mempertimbangkan pernikahan dengan beberapa istri dan menikah secara rahasia dengan Inara Rusli.

Seseorang mengungkapkan alasan memilih berpoligami lantaran tidak sanggup lagi menahan perilaku Wardatina Mawa.

Apalagi perkawinan dengan Mawa telah memasuki usia tujuh tahun dan kini menghadapi hubungan yang dilakukan dari jarak jauh antara Jakarta dan Medan.

Dikenal oleh Insan, ia dan Mawa kerap berselisih sejak sebelum mereka mempertimbangkan pernikahan dengan lebih dari satu pasangan.

"Saya menikah selama tujuh tahun, sejak awal sudah terjadi perselisihan," kata Insan, dilaporkan oleh YouTube Intens Investigasi, pada hari Minggu (21/12/2025).

Menurut penjelasan Insan, maksud awal melakukan poligami hanyalah sebagai bentuk ancaman terhadap Mawa supaya istrinya bersikap lebih lembut saat berkata-kata serta meningkatkan komunikasi antara mereka berdua dalam hubungan perkawinan.

Namun, metode itu ternyata tidak membuahkan hasil, dan kehidupan keluarganya tetap dihiasi oleh perselisihan. Akhirnya, Insan mulai berpikir untuk menikahi lebih dari satu istri.

Kemudian, pria berusia 25 tahun tersebut mengungkapkan sifat asli Mawa yang membuatnya merasa tidak nyaman saat berada di rumah.

Pertama, menurut Insan, gaya bicara Mawa dianggap tajam.

Tiap tahun, tiap harinya hal ini yang kudapat." "Setiap tahun dan setiap hari, inilah yang selalu kutemukan." "Aku menerima sesuatu setiap tahun dan setiap hari." "Yang kuterima setiap tahun dan setiap hari adalah begini." "Tiap tahun, setiap hari, begitulah yang kusampaikan.

Suaranya tajam, setelah lelah bekerja ia tetap bersikeras. Terkadang tidak melihat situasi yang tepat, kata Insan.

Kedua, perempuan yang hanya memiliki satu anak tersebut digambarkan memiliki sifat terlalu protektif.

Pernah meminta mengeluarkan pegawai perempuan tanpa alasan yang jelas. Mungkin karena terlalu protektif, hal ini membuatnya merasa tidak nyaman,

Sikap ketiga yang membuatnya tidak senang adalah sering pergi dari rumah tanpa izin suaminya, sedangkan sikap keempat ialah lebih banyak menghiraukan pendapat teman-temannya dibandingkan dengan pandangan suaminya sendiri.

Lalu ia sering pergi dari rumah tanpa ijin, lebih kerap mendengarkan sahabat-sahabatnya, ada banyak kelemahan yang dapat diketahui namun aku lebih memutuskan untuk mengendalikannya,

Kelima, Insan juga menyingkap bahwa Mawa tidak pernah memperhatikan undangan untuk menjalin hubungan intim sebagai pasangan suami istri.

"Lalu yang terberat, memang dia selalu menolak jika diajak berkencan," katanya kembali.

Menurut pendapat Insan, ia telah berupaya menjadi seorang suami yang terbaik dengan menjalankan tanggung jawabnya kepada istrinya dan anak-anaknya.

Namun hasratnya untuk terus merasa nyaman di rumah, menurut Insan, tidak dapat diperoleh melalui perkawinan dengan Mawa.

Bahkan aku tidak pernah mengharapkan sesuatu, aku selalu menjalankan segala tanggung jawab yang harus ku lakukan untuknya,

"Aku berharap ingin adanya kedamaian di dalam rumah," ujarnya.

Artikel ini sudah diterbitkan di Tribunnews.com

(*/ )

Lihat artikel lain dari TRIBUN MEDAN di Google News

Ikut serta mendapatkan info lainnya melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan Chanel WA

Berita populer lainnya di Tribun Medan

Posting Komentar

0 Komentar