.CO.ID, JAKARTA — Kegiatan perdagangan di Aceh Tamiang telah mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan pasca-bencana yang menimpa daerah tersebut. Para pedagang di Pasar Sabtu Tualang Cut mengalami peningkatan keaktifan di pasaran serta proses jual beli mulai membaik.
Seorang penjual menyampaikan bahwa keramaian pasar membawa harapan baru bagi pengusaha kecil. "Jika pasar seramai ini, kami tentu senang. Harapannya, semoga menjadi perhatian," ujar pedagang itu, pada Sabtu (3/1/2026).
Para pedagang lainnya melihat bencana sebagai ujian kolektif yang perlu dihadapi dengan saling mendukung. "Bagi seluruh manusia, mari kita tetap bersemangat. Jangan patah arang dan jangan meratapi keadaan, segala sesuatu adalah ujian dari Tuhan dan mungkin terdapat makna baik di balik semua ini," katanya.
Observasi langsung di lokasi menggambarkan bahwa kegiatan pada hari Sabtu pagi di Pasar Sabtu Tualang Cut mulai pulih seperti biasanya. Masyarakat kembali ramai datang untuk membeli barang kebutuhan pokok dan sehari-hari, sedangkan para penjual memberikan layanan kepada pelanggan di bawah terpal serta atap besar.
Aceh Tamiang merupakan salah satu daerah yang menjadi fokus proses pemulihan pasca-bencana di Pulau Sumatra. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengenali dampak bencana di kawasan itu lebih parah dibandingkan area lain yang terkena imbasnya. "Dari seluruh daerah yang terdampak, yang paling buruk benar-benar adalah Aceh Tamiang," ujar Tito di Bandara Soekarno-Hatta , Banten.
Presiden Prabowo Subianto Sebelumnya, mereka juga berkunjung ke Aceh Tamiang serta menerima laporan tentang kebutuhan air bersih yang mendesak. Beberapa infrastruktur publik seperti sekolah dan puskesmas yang terkena dampak bencana masih belum dapat berfungsi dengan baik.
0 Komentar